Ada Apa dengan Cuaca?

Februari 16, 2009 pukul 11:55 am | Ditulis dalam cuaca | 1 Komentar
Tag: ,

ganim5b

Cuaca adalah ilmu yang mempelajari kondisi fisika atmosfer (selubung gas) bumi dalam wilayah sempit dan waktu yang pendek. Ilmu yang mempelajari masalah ini dinamakan Meteorologi (Awas berbeda loh dengan Metrologi!). Jika cuaca yang diamati jam demi jam, hari demi hari dihimpun menjadi suatu data historis yang panjang (minimal 30 tahun), jadilah iklim. Tentu saja iklim ini juga meliputi wilayah yang lebih luas. Dan ilmu yang mempelajarinya dinamakan Klimatologi.

Bagi kalangan ilmiah, cuaca biasanya direpresentasikan dengan nilai-nilai yang terukur (kuantitif), seperti misalnya suhu rata-rata suatu suatu daerah pada hari ini adalah 27 derajat Celcius, dengan kelembaban relatif (Relative Humidity) 60 %. Sementara bagi kebanyakan orang, cuaca seringkali disebutkan secara kualitatif. Maka tidak jarang penyebutan “cuacanya cerah”, atau “cuaca hari ini mendung/berawan” atau “wah, sepertinya akan turun hujan nih” adalah kata-kata yang seringkali dikenal umum untuk menyebutkan cuaca di daerah tertentu pada hari tertentu pula. Bagiku, setiap ilmu itu menarik dan punya daya tarik. Seperti demikian juga dengan ilmu cuaca (meteorologi).

Satu kutipan menarik tentang ilmu ini kudapatkan dari dialog panjang Ian Malcolm dalam novel fiksi ilmiah keren “Jurassic Park” karya Michael Chricton. Berikut petikannya:

“Cuaca merupakan sistem besar yang rumit, yaitu atmosfer bumi yang berinteraksi dengan tanah dan matahari. Perilaku system besar itu tidak pernah bisa dipahami. Jadi dengan sendirinya kita tidak bisa meramalkan cuaca. Tapi yang diperoleh para peneliti tahap awal dari model-model computer adalah bahwa kita, meskipun sanggup memahaminya, kita tetap tidak mampu meramalkannya.
Meramalkan cuaca adalah upaya yang mustahil. Sebab perilaku system sangat terganung pada kondisi awal. Jika saya menggunakan meriam untuk menembakkan peluru dengan berat tertentu, pada kecepatan tertentu, dan dengan sudut tertentu – dan jika kemudian saya menembakkan peluru kedua dengan berat, kecepatan dan sudut yang hamper sama, apa yang akan terjadi? Kedua peluru akan jatuh di tempat yang hampir sama. Itu yang dinamakan dinamika linier.
Tapi jika saya mempunyai sistem cuaca yang saya awali dengan suhu tertentu dan kecepatan angin tertentu. Dan kelembaban tertentu-dan jika kemudian saya mengulangi dengan suhu, angin dan kelembaban yang hampir sama, perilaku sistem kedua takkan hampir sama. Perilaku system kedua akan bergeser dan dalam waktu singkat akan menjadi sangat berbeda dari yang pertama. Badai petir, bukannya sinar matahari. Itu yang dinamakan dinamika non linier. Sistem non linier sangat sensitive terhadap kondisi awal: perbedaan-perbedaan kecil menjadi besar.”

Demikianlah, cuaca pada dasarnya sangat sulit untuk diprediksi. Selain harus mengunakan alat yang lumayan canggih dan mahal, ini dikarenakan karena sistem atmosfer bumi kita bukanlah merupakan sistem yang steady, tapi merupakan sistem yang selalu berubah setiap saat. Menjadi lebih kompleks karena melingkupi juga ruang yang sangat luas. Makanya, cuaca di setiap tempat berbeda satu dengan yang lainnya meskipun dalam waktu yang sama. Oleh karena itu, hasil prediksi para meteorolog (ahli cuaca) pun masih disebut prakiraan cuaca, artinya sebelum perkiraan. Maksudnya, sebuah perkiraan yang bisa saja salah karena sulitnya memprediksi sistem yang kompleks ini. [i@R 4 Climate Care Community]

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. thanks brother…akhirnya ngirim tulisan juga..hehe

    pembaca yang budiman ;p….perkenalkan i@R adalah penulis di blog ini juga, sesama penggiat climate care community dengan saya…hehe

    smoga sering2 aja ngrim tulisan ksni…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: