pertanaman tebu dapat mengurangi pemanasan lokal

April 19, 2011 pukul 10:53 am | Ditulis dalam cuaca | 1 Komentar
Tag: , , ,

tulisan ini dikutip  dari blog Anthony Watss di sini

demikian hasil penelitian di wilayah Cerrado, Brazil. Ilmuwan menemukan fakta bahwa perubahan vegetasi alami menjadi pertanaman pangan (crops) ataupun rumput liar, menyebabkan kenaikan suhu wilayah cerrado sebesar 1.15 derajat celcius. tetapi pengubahan lahan selanjutnya menjadi pertanaman tebu, rata-rata menurunkan suhu udara sekitarnya sebesar 0.93 derajat celcius.

hal tersebut terjadi karena pertanaman tebu memantulkan kembali sinar matahari ke angkasa dan juga menurunkan suhu udara sekitarnya dengan cara menghembuskan (exhale) air yang lebih dingin. seperti kita tahu bahwa pohon tebu menahan banyak air.

hal tersebut memiliki keuntungan ganda, karena Brazil merupakan produsen dan pengguna biofuel terbesar di dunia, dan itu dihasilkan dari tebu. jadi, selain mengurangi bertambahnya gas-gas rumah kaca di angkasa, pohon tebu juga dapat menurunkan suhu udara si sekitarnya.

1 Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. di marih, pabrik gula sisa jaman belande dah pada tutup ye klo gk salah…hehe


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: