daerah lain kekeringan, gorontalo malah banjir

September 15, 2011 pukul 4:01 pm | Ditulis dalam cuaca | Tinggalkan komentar
Tag: , , , ,

begitulah situasi yang tertangkap oleh saya dari running text di tv. sete search di mbah google, dapatlah berita ini

Banjir Landa Gorontalo, Dua Warga Tewas

Rabu, 14 September 2011 | 18:27 WIB

Sejumlah warga menggunakan perahu menuju rumahnya yang terendam banjir di Gorontalo, Kamis (20/11). Banjir tersebut telah berlangsung selama sepuluh hari. Foto: ANTARA/ Basrul Haq

TEMPO Interaktif, Gorontalo – Untuk kesekian kalinya, Provinsi Gorontalo dilanda banjir bandang. Kali ini air bah menggenangi sembilan desa di Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.  Dua warga Desa Monano, Kecamatan Bone Raya, ditemukan meninggal akibat tertimbun longsor dan terbawa arus air.

“Kami belum bisa mengidentifikasi korban meninggal tersebut. Yang jelas dua warga ini laki-laki,” kata Muhamad Tahir, Kepala Seksi Logistik pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Gorontalo kepada Tempo, Rabu, 14 September 2011.

Sampai saat ini, kata dia, akses untuk ke lokasi banjir di Kecamatan Bone Raya yang juga berbatasan dengan wilayah Sulawesi Utara ini masih terputus. “ Akibat banjir ini, ada dua jembatan yang putus, yakni di Desa Tumbuh Mekar dan Desa Masiaga,” ungkapnya.

Dari laporan data sementara, korban banjir di Desa Moopiya sebanyak 87 kepala keluarga, Mootayu 12 kepala keluarga, Tumbuh Mekar 27 kepala keluarga, Sogitia 6 kepala keluarga, Taludaa 186 kepala keluarga, Masiaga 28 kepala keluarga, Ilohuuwa 87 kepala keluarga, Muara Bone 28 kepala keluarga, dan Desa Mooduliyo 67 kepala keluarga.

Banjir bandang kali ini terjadi pada hari Rabu pagi, 14 September. Banjir diduga akibat aktivitas penebangan liar di kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone serta hujan yang terus mengguyur Gorontalo selama beberapa pekan ini.

Hamim Pou, pelaksana tugas Bupati Bone Bolango, mengungkapkan saat ini akses jalan ke lokasi banjir belum bisa dilalui dan sementara diantisipasi oleh tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah di wilayah itu.

Sebelumnya, banjir bandang juga terjadi di daerah yang sama pada 15 Juni 2011 lalu. Saat itu banjir menghantam ratusan rumah warga di delapan desa dan mengakibatkan terputusnya jalan yang menghubungkan wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan di Sulawesi Utara dan Provinsi Gorontalo.

begitulah ternyata kejaian nya, di Indonesia sendiri memang ada daerah-daerah yang tidak termasuk zona musim (ZOM), yaitu daerah yang tidak jelas perbedaanya antara msuim hujan dengan musim kemarau.

tambahan:

berikut ini adalah peta zonasi musim yang diterbitkan oleh BMKG untuk wilayah Sulawesi

Tinggalkan sebuah Komentar »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.

%d blogger menyukai ini: