Hujan Jakarta Diinterupsi Badai Indonesia Bagian Timur

Standard

IDE00134.201502100630

Setelah semenjak minggu siang awan penghasil hujan enggan meninggalkan Jakrta, akhirnya mereka berangsur-angsur mulai menyikngkir siang ini. Sistem tekanan rendah di Nusa Tenggara (Western Australia) tampaknya yang mengusik “kenyamanan” awan Jakarta ini.

Sistem tekanan rendah tersebut bergerak cepat dari Papua New Guinea kemarin hingga hari ini sudah sampai di Nusa Tenggara, bisa dibanyangkan bagaimana kecepatan angin yang dihasilkan dari sistem tersebut. disatu sisi kejadian ini cukup melegakan bagi penduduk jakarta dan sekitar yang kebanjiran, tetapi ternyata ancaman baru saja dimulai bagi penduduk Indonesia bagian timur.

Walaupun sistem tersebut menyisir garis pada garis lintang belasan sejak kemarin, tetapi tampaknya akan berbelok kearah selatan sebelum mencapai Pulau Bali. Meskipun begitu angin yang dihasilkan diprediksi akan meningkat seiring bertemunya sistem tersebut dengan “makanan” empuk berupa kelembaban udara dari Samudera Indonesia. So, Waspadalah…terutama bagi anda disekitar Bali, Nusa Tenggara, Jawa Timur bagian Selatan.

Alam selalu mencari keseimbangan nya sendiri.

Advertisements

(Update) Analisis Meteorologis Kecelakaan QZ850 oleh BMKG

Standard

Langsung saja ke TKP.

http://bmkg.go.id/BMKG_Pusat/Publikasi/Artikel/KECELAKAAN_AIRASIA_QZ_8501_ANALISIS_METEOROLOGIS.bmkg

dan

http://data.bmkg.go.id/share/Gambar_Foto/Artikel/KECELAKAAN_AIRASIA_QZ_8501_ANALISIS_METEOROLOGIS.pdf

 

berikut ini screenshoot kesimpulan analisis nya

airasia_bmkg

————————————————————————

Dan ini sebagian kesimpulan final report dari KNKT:

KNKT_QZ8501

link lengkap nya adalah

http://kemhubri.dephub.go.id/knkt/ntsc_aviation/baru/Final%20Report%20PK-AXC.pdf

bagaimana tanggapan anda?.

cheers.

 

 

Siandro (Sijampang Android): Pantau hujan dari smartphone anda.

Standard

Bagi anda yang sudah familiar memantau hujan melalui sijampang lewat PC anda, kini telah hadir aplikasi Sijampang untuk OS Android. Silakan kunjungi http://bit.ly/siandroupdate untuk mengunduhnya.

 

Melalui sijampang, anda bisa memantau curah hujan secara near- realtime untuk wilayah dengan radius 150 Km dari titik pusat di Puspitek, Serpong,  tentunya mencakup Jabodetabek.

 

data sijampang berasal dari data Radar BPPT yang ditampilkan sebagai citra hujan pada laman sijampang.

 

 

source: disini

Waspada cuaca Buruk 24 Februari 2013, hujan dan angin kencang

Standard
Citra Satelit MTSAT tanggal 23 Feb 2013 pukul 11 WIB

Citra Satelit MTSAT tanggal 23 Feb 2013 pukul 11 WIB

Dalam beberapa hari belakangan ini, mendung selalu bergelayut di langit Indonesia, begitupula hujan sedang hingga lebat sering menghampiri daerah-daerah di Indonesia.

Sepertihalnya angin kencang-angin kencang yang sebelumnya terjadi di Indonesia, dua atau tiga hari belakangan ini makin intens terjadi di Jakarta khususnya. Selidik punya selidik, ternyata memang ada sistem tekanan rendah di Samudera Hindia/ Indonesia.

IDA00041

website http://www.bom.gov.au dalam laman topical cyclone memberikan keterangan bahwa telah muncul “tropical low” di lintang 15 selatan. berdasarkan pengalaman saya, jika terdapat sistem tekanan rendah di Selatan Indonesia, angin kencang akan lebih “terasa” pengaruhnya pada tahap-tahap awal pembentukan siklon tropis, baik pada tahap tropical deppression maupun tropical low. apalagi lintang 15 relatif dekat dengan wilayah Indonesia untuk ukuran kejadian siklon tropis. ciri lain dari cuaca buruk akibat diklon tropis adalah hujan dengan intensitas rendah maupun sedang dengan sebaran waktu yang “kurang jelas”, bisa pagi hari, bisa malam hari ataupun beberapa kali adalam sehari dengan intensitas rendah hingga sedang.

IDW60280

mengingat lintang 15 adalah relatif dekat Dengan indonesia, kewaspadaan terhadap efek sistem tekanan rendah di Samudera Indonesia wajib ditingkatkan. seperti biasanya angin kencang beserta gelombang laut yang tinggi harap sangant diperhatikan, sebaran awan yang luas juga mengganggu visibility praktisi penerbangan, hujan juga bisa menjadi ancaman serius bagi wilayah-wilayah rawan bencana (banjir maupun longsor). Biro meteorologi Australia memprediksi tropical low ini akan meningkan intensitas nya pada hari minggu besok dan meningkat hingga awal minggu depan. walaupun arah pergerakanya menjauhi indonesia menuju barat Aussie, namun efeknya akan tetap terasa di wilayah Indonesia. jadi, tingkatkanlah kewaspadaan anda dalam beberapa hari kedepan.

Mengamati awan pengirim hujan penyebab banjir Jakarta 17 Januari 2013 dari satelit

Standard
Jam 8 pagi tanggal 16 Jan 2013, Awan menyebar dengan ketebalan sedang, angin cukup kencang untuk menyeret awan ke arah timur.

Jam 8 pagi tanggal 16 Jan 2013, Awan menyebar dengan ketebalan sedang, angin cukup kencang untuk menyeret awan ke arah timur.

 

Jam 4 Sore tanggal 16 Jan 2013, Awan mulai berkumpul di sisi selatan Pulau Jawa, kecepatan angin menurun dibanding pagi tadi

Jam 4 Sore tanggal 16 Jan 2013, Awan mulai berkumpul di sisi selatan Pulau Jawa, kecepatan angin menurun dibanding pagi tadi

Jam 2 pagi tanggal 17 Jan 2013, Awan tebal mengumpul di sisi utara dan selatan Pulau Jawa bagian barat, kecepatan angin rendah (terlihat stabilnya kumpulan awan tersebut)

Jam 2 pagi tanggal 17 Jan 2013, Awan tebal mengumpul di sisi utara dan selatan Pulau Jawa bagian barat, kecepatan angin rendah (terlihat stabilnya kumpulan awan tersebut)

Jam 8 Pagi 17 Jan 2013, Awan tebal menutupi Bagian barat Pulau Jawa, kecepatan angin rendah, nampaknya sedang turun hujan di kuadran barat laut dar kumpulan awan tersebut

Jam 8 Pagi 17 Jan 2013, Awan tebal menutupi Bagian barat Pulau Jawa, kecepatan angin rendah, nampaknya sedang turun hujan di kuadran barat laut dar kumpulan awan tersebut

Jam 11 tanggal 17 Jan 2013, Awan menutupi dengan sempurna bagian barat Pulau Jawa, Kecepatan Angin rendah, nampaknya sedang terjadi hujan

Jam 11 tanggal 17 Jan 2013, Awan menutupi dengan sempurna bagian barat Pulau Jawa, Kecepatan Angin rendah, nampaknya sedang terjadi hujan

Jam 2 siang, Tanggal 17 Jan 2013, Awan sudah menurun ketebalan nya (tanda telah dan masih terjadi hujan), kecepatan angin masih rendah

Jam 2 siang, Tanggal 17 Jan 2013, Awan sudah menurun ketebalan nya (tanda telah dan masih terjadi hujan), kecepatan angin masih rendah

Jam 5 Sore, Tanggal 17 Jan 2013, Awan sudah habis diturunan sebagai hujan, Kecepatan angin masih rendah

Jam 5 Sore, Tanggal 17 Jan 2013, Awan sudah habis diturunan sebagai hujan, Kecepatan angin masih rendah

Jam 8 malam, Tanggal 17 Jan 2013, Jakarta dan sekitar bebas dari awan penghasil hujan

Jam 8 malam, Tanggal 17 Jan 2013, Jakarta dan sekitar bebas dari awan penghasil hujan

Jam 11 malam, Tanggal 17 Jan 2013, Ada 3 kumpulan awan tebal di sekitar Lampung dan bila terbawa angin akan menuju Jakarta dsk.

Jam 11 malam, Tanggal 17 Jan 2013, Ada 3 kumpulan awan tebal di sekitar Lampung dan bila terbawa angin akan menuju Jakarta dsk.

Jam 2 pagi, Tanggal 18 Jan 2013, Tiga awan tebal dari Lampung telah menyatu dan menutupi Selat Sunda hingga Jakarta dsk., Kecepatang angin sedang

Jam 2 pagi, Tanggal 18 Jan 2013, Tiga awan tebal dari Lampung telah menyatu dan menutupi Selat Sunda hingga Jakarta dsk., Kecepatang angin sedang

Jam 5 Pagi, Tanggal 18 Jan 2013, nampaknya sedang turun hujan dari awan tebal tadi

Jam 5 Pagi, Tanggal 18 Jan 2013, nampaknya sedang turun hujan dari awan tebal tadi

Jam 8 pagi, Tanggal 18 Jan 2013, masih turun hujan daru kumpulan awan tadi malam di tempat yang sama

Jam 8 pagi, Tanggal 18 Jan 2013, masih turun hujan daru kumpulan awan tadi malam di tempat yang sama

Jam 2 Siang, Tanggal 18 Jan 2013, nampaknya awan penghasil hujan di Jakarta dsk. sudah mulai habis

Jam 2 Siang, Tanggal 18 Jan 2013, nampaknya awan penghasil hujan di Jakarta dsk. sudah mulai habis

Jam 6 sore, Tanggal 18 Jan 2013, awan penghasil hujan sudah bubar dai Jakarta dsk.

Jam 6 sore, Tanggal 18 Jan 2013, awan penghasil hujan sudah bubar dai Jakarta dsk.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Siklon Narelle, penyebab angin kencang dan hujan sepanjang hari ini 090113

Standard

IDA00041_map

Angin kencang memang identik dengan kemunculan tekanan rendah di suatu area. begitu juga ketika dalam beberapa hari belakangan, hembusan angin kencang saya simpulkan memang berasal dari proses kemunculan tekanan rendah. namun demikian ada hal yang terasa spesial pada angin beberapa hari ini, yaitu turun nya hujan dari semalam hingga detik ini. ternyata memang benar dugaan saya, sudah muncul siklon di Samudera Indonesia / Hindia. lebih spesial lagi, siklon / topan tersebut sampai saat ini “bermain” di lintang <20 derajat. Karena area tersebut memang jarang membentuk sistem siklon.

IDE00135.201301090530

Dalam sepuluh tahun terakhir, siklon yang bermain di lintang <15 kalau tidak salah saya ingat cuma satu siklon. pembeda yang sangat nyata antara siklon <15 dengan >15 bagi wilayah Indonesia tentu saja adalah efeknya. seperti yang kita rasakan sekarang, hujan sepanjang malam hingga sepanjang hari adalah ciri khas dari siklon yang letaknya “relatif” dekat. sedangkan angin kencang memang sudah ciri khas pengaruh siklon Australia bagi Indonesia (jauh-dekat).

IDW60280

Siklon Narelle diprediksi terus menguat dan bergerak menuju pantai barat Aussie. kita di Indonesia masih harus waspada terhadap angin kencang yang ditimbulkan Narelle. kecenderungan nya malah meningkat seiring peningkatan intensitas Narelle.

Salam Waspada