Penerimaan CPNS BMKG 2012

Juli 5, 2012 pukul 12:53 pm | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

 

 

 

 

Iklan

Ayo dong website BMKG…

Mei 8, 2012 pukul 1:21 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar
Tag: , , , , , , , ,

tak usah jauh-jauh membandingkan dengan website http://www.noaa.gov,www.bom.gov.au atau http://www.jma.go.jp, mari lihat http://www.bppt.go.id, http://www.lapan.go.id atau http://www.bnpb.go.id

mereka telah mengemas halaman muka website nya dengan menampilkan news yang informatif yang dibutuhkan masyarakat umum, bukan rutinitas kunjungan siswa atapun pelantikan pejabat ataupun pelatihan internal.

saya yakin BMKG mampu menjadikan website http://www.bmkg.go.id menjadi website yang dikenal luas masyarakat dengan pelayanan informasi yang memadai, karena didukung oleh sumberdaya manusia yang profesional, energik dan inovatif. tinggal kemauan saja yagn dibutuhkan.

sesungguhnya, informasi tentang cuaca dan iklim adalah informasi yang dibutuhkan masyarakat setiap hari. maka updating informasi menjadi sangat penting, updating data radar dan satelit akan sangat membantu. ukuran halaman web yang ringan juga akan memudahkan masyarakat dalam mengaksesnya, hindarilah tampilan-tampilan yang memakn bandwith karena sesunguhnya yang dibutuhkan masyarakat adalah informasi nya. seiring dengan perkembangan teknologi, akan sangat memudahkan jika http://www.bmkg.go.id membuat web versi mobile sehinga bisa diakses dari hape jadul sekalipun.

ayo website BMKG, pasti bisa!, bukankah memberikan informasi yang berguna itu merupakan ibadah? hehehe

“Supermoon” 5/6 Mei 2012

Mei 6, 2012 pukul 8:44 pm | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar
Tag: , , , , , , ,

supermoon adalah istilah yang digunakan ketika bulan baru (bulan penuh) terjadi bersamaan dengan jarak terdekat (perigee) revolusi bulan mengelilingi bumi.

pada saat supermoon, bulan terlihat lebih terang dan lebih besar dibanding bulan purnama biasa.

bulan purnama mempengaruhi pasang surut air laut, saat bulan purnama biasanya diikuti dengan peningkatan gelombang pasang surut. apalagi pada kondisi supermoon seperti sekarang ini, pastinya lebih meningkat lagi. untungny supermoon tidak terjadi pada saat puncak musim hujan di Jakarta ya…hehehe

Artikel pencerdasan tentang gempa dari BPPT

April 16, 2012 pukul 12:32 pm | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar
Tag: , , , ,

langsung copas dari website BPPT nih di http://www.bppt.go.id/index.php/component/content/article/62-teknologi-kelautan-dan-kedirgantaraan/1066-catatan-tentang-gempa-aceh-11-april-2012

CATATAN TENTANG GEMPA ACEH 11 APRIL 2012

JUMAT, 13 APRIL 2012 09:28 0 COMMENTS

Berdasarkan spektrum energinya, saat ini dikenal tiga jenis gempa, yaitu: gempa Megathrust, gempa Tsunami, dan gempa Outer-rise (Kanamori, 2008). Jika dikaitkan dengan lokasi pusat gempa, pusat gempa outer-rise terletak di dalam patahan satu lempeng tektonik, sementara pusat gempa megathrust terletak pada pertemuan dua lempeng (zona subduksi).

Gempa Aceh 11 April 2012 dikategorikan sebagai gempa outer-rise karena terletak di luar zona subduksi. Gempa Outer-rise berkorelasi erat dengan tingkat stress (tekanan) pada zona interplate (zona pertemuan lempeng tektonik, dalam hal ini Lempeng Indo-Australia dengan lempeng Sunda). Gempa jenis ini termasuk jarang terjadi, akan tetapi lebih berbahaya daripada kedua jenis gempa yang lain.

Gempa Aceh ini juga memiliki karakteristik sebagai gempa Doublet karena terjadi dua kali gempa dalam waktu dan lokasi yang berdekatan dan berkekuatan yang hampir sama. Seperti yang telah diberitakan, gempa pertama terjadi pada pukul 15:38 WIB dengan kekuatan 8,6; dan gempa ke dua terjadi pada pukul 17:43 dengan kekuatan 8,1.

Intensitas guncangan gempa outer rise terasa lebih kuat, karena energi yang dilepaskan terakumulasi dalam waktu yang singkat. Gempa Aceh dengan magnitud 8,6 kemarin berkekuatan setara dengan 500.000 kali ledakan bom atom Hiroshima yag dilepaskan secara bersamaan hanya dalam waktu 40 detik. Akibatnya,dampak guncangan terasa sampai wilayah yang lebih jauh.

Guncangan Gempa Aceh kemarin dilaporkan terasa sampai di Bangkok. Sebaliknya, Gempa Aceh 26 Desember 2004 yang berkekuatan 9.2 Skala Richter guncangannya hanya terasa sampai di pesisir barat Malaysia.

Kejadian Gempa Aceh 11 April 2011 ini termasuk anomali, karena gempa Outer-rise ini biasanya terjadi pada zona “transisi”, yaitu zona peralihan dari zona yang terkunci secara kuat (seperti kawasan pesisir barat Sumatera) ke zona yang tidak terkunci atau terkunci secara lemah, seperti kawasan di selatan Nusatenggara.

Sebagai contoh adalah gempa di selatan Sumba tgl. 19 Agustus 1977 (8,3 Skala Richter) dan gempa di selatan Jawa tgl. 26 Juni 2007 (6,0 Skala Richter).

Sementara itu, Gempa Aceh kemarin terjadi pada zona yang terkunci secara kuat. Peristiwa memang dapat saja terjadi, antara lain jika sebelumnya terpicu oleh gempa megathrust yang besar. Apabila asumsi ini, maka gempa outer-rise 11 April 2012 ini merupakan rentetan dari gempa megathrust 26 Desember 2004. Namun, hal ini masih memerlukan analisa lebih lanjut, mengingat mekanisme gempa 11 April 2012 yang didominasi oleh komponen horizontal (strike-slip), sementara gempa 26 Desember 2004 didominasi oleh komponen vertikal (thrust fault).

Kejadian gempa Doublet (dua gempa yang terjadi dengan perbedaan kekuatan tidak lebih dari 0.2 unit atau jarak antar titik pusat tidak lebih dari 100 km atau terjadi dalam waktu yang berdekatan) juga pernah beberapa kali terjadi di Indonesia. Gempa Papua 3 Januari 2009 dengan kekuatan 7,6 dan 7.4 Skala Richter berbeda 3 jam antar kejadian. Gempa Bengkulu 12 September 2007 dengan kekuatan 8,4 and 7,9 Skala Richter berselang 12 jam antar kejadian. Gempa Aceh 11 April 2012 dengan kekuatan 8,6 dan 8,2 Skala Richter terjadi dalam selisih waktu 2 jam.

Gempa Outer-rise 11 April 2012 di sebelah barat Aceh ini mempunyai mekanisme geser (strike-slip) dimana komponen horizontal yang dominan, sehingga tidak membangkitkan gelombang tsunami yang besar. Berbeda dengan kejadian gempa Outer-rise 19 Agustus 1977 di selatan Sumba dengan mekanime patahan turun (normal-fault) yang membangkitkan tsunami dan menelan korban 189 jiwa.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa dampak negatif dari gempa Outer-rise yang jarang terjadi ini lebih lengkap yaitu guncangan yang lebih keras dengan jangkauan yang lebih jauh. Apabila mekanisme gempanya didominasi oleh komponen vertikal (dip-slip), maka potensi tsunami juga sangat besar.

Berdasarkan sistem kegempaan di kawasan barat Sumatera, pelepasan energi melalui gempa outer-rise 11 April 2012 ini tidak berarti mengurangi potensi pelepasan energi besar di segmen Mentawai yang selama ini diwaspadai. Oleh karena itu, pemantauan dan penelitian terhadap fenomena gempa di kawasan ini tetap harus mendapat perhatian yang sungguh-sungguh.

Perilaku gempa Outer-rise ini dapat berdampak regional. Akibatnya, negara-negara tetangga Indonesia, yang notabene bukan negara pusat gempa, memberikan perhatian lebih besar dengan mendirikan lembaga-lembaga penelitian baru. Bagi Indonesia, peristiwa gempa outer-rise ini hendaknya makin meningkatkan upaya-upaya mitigasi bencana karena memang kita ‘kaya’ akan jenis-jenis gempa yang merusak, dan akhir-akhir ini makin sering terjadi.(TPSA/Humas)

semoga bermanfaat…

Wow…judul berita yang cukup “bombastis”

April 4, 2012 pukul 6:33 pm | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar
Tag: ,

dengan niatan  mencari informasi terbaru, maka saya ketik lah http://www.bnpb.go.id

lalu munculah halaman muka seperti

jreeeeeng, cukup terkejut ketika membaca judul berita itu..

setelah dibaca….mmm..saya no komen lah.

Akhirnya…SIJAMPANG beroperasi kembali

Januari 23, 2012 pukul 10:21 am | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar
Tag: , , ,

setelah non-aktif akibat gangguan teknis radar cuaca nya sejak November 2011, SIJAMPANG (Sistem Informasi Hujan dan Genangan Berbasis Keruangan) milik BPPT dapa saya akses kembali melalui http://neonet.bppt.go.id/sijampang/

kapan tepatnya pengoperasian kembali SIJAMPANG saya tidak tahu juga, tetapi yang pasti kabar ini membahagiakan saya dan tetntunya anda yang berkepentingan mengetahui kondisi hujan “realtime” di Jakarta dan sekitarnya.

komplain untuk BMKG..

Desember 10, 2011 pukul 2:28 pm | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

yaa itulah yang terjadi, salah seorang pengunjung situs BMKG memohon untuk meng-update citra satelit yang sudah out of date cukup lama. melihat fenomena ini cukup menggelitik saya..hehe..setahu saya BMKG adalah lembaga pemerintah yang dibiayai APBN untuk mengkoleksi data, mengolah data dan memberikan informasi kepada publik dalam bidang cuaca, iklim dan geofisika. jadi ketika publik menagih informasi kepada BMKG, maka itu sah-sah saja kan, karena memang sudah menjadi profesi BMKG..saran saya, jikapun ada kerusakan alat atau problem lainnya, akan lebih baik jika diberikan pemberitahuan tentang itu…contohnya seperti situs yang satu ini..

dan bagi anda yang butuh informasi citra satelit wilayah indonesia (jika BMKG kurang update)..bisa mampir ke http://weather.is.kochi-u.ac.jp/SE/00Latest.jpg yang memiliki zoom scale mirip kepunyaan BMKG. anda juga bisa mengunjungi langsung yang punya satelit MTSAT nya di http://www.goes.noaa.gov/FULLDISK/MTIR.JPG dan msih banyaaaak situs lainya yang menyajikan citra satelit wilayah Indonesia..tentunya dijamin UPDATE lho…hehehe

Baru: deteksi dini gempa bumi mungkin bisa dilakukan

November 20, 2011 pukul 3:17 pm | Ditulis dalam Uncategorized | Tinggalkan komentar
Tag: , ,

tulisan ini  nyontek dari blog nya Anthony Watts disini

Ozon Dari rekahan batuan bisa berfungsi sebagai Peringatan Dini Gempa Bumi

penelitian yang dilakukan di lab. Prof. Raúl A. Baragiola, Universitas Virgina, USA.  dilakukan dengan cara mengukur ozone yg dihasilkan dari pengeboran atau rekahan dari berbagai jenis batuan.

Untuk membedakan apakah ozon itu berasal dari batu atau dari reaksi di atmosfer, para peneliti melakukan percobaan menggunakan oksigen murni, nitrogen, helium dan karbon dioksida. Mereka menemukan ozon yang dihasilkan oleh rekahan batuan hanya mengandung atom oksigen sepertihalnya udara sedangkan karbondioksida dan molekul oksigen murni, menunjukkan bahwa itu berasal dari reaksi dalam atmosfer. Hal ini menunjukkan bahwa patahan batuan dapat dideteksi dengan mengukur ozon

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.
Entries dan komentar feeds.