Selamat datang musim siklon tropis “Australia” 2012-2013

Standard

Dalam media rilis yang dikeluarkan pada 15 Oktober 2012 lalu, pihak BoM Australia menyatakan bahwa prediksi jumlah kejadian siklon tropis pada musim ini akan berada pada posisi normal atau sedikit dibawah normal. meskipun diprediksi normal namun kewaspadaan terhadap bahaya angin kencang, gelombang tinggi , hujan deras dan banjir tidak boleh berkurang.

Gambar jumlah rata-rata kejadian sikon tropis Australia per musim
(c)www.bom.gov.au

Prediksi BoM yang menyatakan bahwa frekuensi kejadian siklon tropis musim ini akan berada pada kisaran normal, didasarkan  pada data Southern Oscillation Indeks (SOI) bulan Juli, Agustus, September 2012 dan juga data Sea Surface Temperature (SST) area NINO 3,4 pada bulan-bulan yang sama.  Hasil Studi selama ini memang mereferensikan kedua data tersebut sebagai parameter terjadinya El-Nino La-Nina, dan El-Nino La-Nina lah yang selama ini dianggap sebagai “driver” musim di sebagian besar wilayah Indonesia-Australia.

Lalu apa korelasi siklon tropis di Australia dengan kita si Indonesia, bukankah di Indonesia tidak bisa terbentuk siklon?. berdasarkan pengalaman saya selama ini, siklon tropis Australia cukupp memberikan efek yang merugikakn bagi wilayah Indonesia, angin kencang dan gelombang tinggi adalah efek yang paling dirasakan berbarengan dengan fase hisup sebuah siklon Australia. sedangkan efek hujan lebat dan banjir seringkali tidak terjadai bersamaan dengan  siklus hidup sebuah siklon tropis Australia. namun demikian dikarenakna Indonesia adalah negara Kepulauan yang masih banyak mengandalkan transportasi laut sebagai urat nadi kehidupan masyarakat umum, maka kejadian angin kencang dan gelombang tinggi yang memaksa syahbandar menutup pelabuhan laut akan menjadi ancaman terbesar bagi masyarakat. oleh karena itu, antisipasi secara teknis dilapangan mutlak diperlukan dalam menhadapai musim siklon tropis Austaralia ini.

dalam rilis yang sama, BoM Australia menyatakan bahwa musim siklon tropis Australia berada pada rentang 1 November hingga 30 April. Akhir kata, waspadalah angin kencang, gelombang tinggi, hujan lebat, banjir.

 

sumber:

http://www.bom.gov.au/announcements/media_releases/qld/20121015.shtml

Advertisements

Akhir tahun ENSO index netral, diprediksi persisten hingga pertengahan tahun depan

Standard

Rilis dari website BoM di http://www.bom.gov.au/climate/enso/ memperlihatkan grafik SOI tetap disekitar angka nol.

status ENSO netral bisa disimpulkan secara sederhana bahwa kondisi iklim akhir tahun ini hingga tengah tahun depan akan berjalan seperti normalnya (biasa-biasa saja).hal tersebut tentu akan mempermudah antisipasi berbagai aktivitas masyarakat yang sangat bergantung kepada kondisi cuaca/iklim.

mungkin aktivitas pelabuhan/penyeberangan akan mudah mengantisipasi akpan terjadi angin kencang, mungkin pihak ekspedisi barang akan mudah menyusun jadwal pengiriman, mungkin para petani tidak akan salah waktu untuk mulai mengolah tanah dan menanam bibit, mungkin pembangkit listrik batubara bisa mengamankan stok bahan bakar sebelum terganggu oleh musim angin kenncang awal tahun depan. atau yang paling sederhanamungkin kita bisa menentukan kapan mulai mengemasi barang2 dilantai bawah untuk menhindari tamu tahunan kiriman dari bogor.

ya…semuanya serba mungkin, karena sebagus apapun prediksi, seakurat apapun analisa, jika tidak disertai dengan eksekusi yang memadai oleh user akanmembuat tidak optimal hasilnya. ujung2nya akan menyalahkan si cuaca/iklim sebagai kambing hitam…padahal kambing ny baru saja dipotoong dalam rangka Iedul Qurban kemarin.

Prediksi indeks ENSO dari beberapa model iklim